Sabtu, 17 November 2012

ANYAM ANYAMAN NYAMAN

 
Selamat sianggggs,
Hello world, Tiga bulan ini saya lagi suka lagu Anyam-anyaman nyaman, lagunya sudjiwotedjo yang dibuat tahun 90-an. Lagu ini di vokali oleh sudjiwotedjo dan Netta Kusumadewi. Awalnya saya suka lagu ini dari twitter @sudjiwotedjo sendiri. Lagu yang kata temen saya agak mistis di dengernya heuheu. Padahal dia aja yang emang ga ngerti liriknya.
Lagu ini dinyanyikan dalam bahasa jawa kuno (orang jawa sendiri belum tentu mengerti artinya).
Liriknya seperti ini :

Anut runtut tansah reruntungan
Munggah mudhun gunung anjlog samudra
Gandheng rendhengan jejering rendheng
Reroncening kembang
Kembang temanten

Mantene wus dandan dadi dewa dewi
Dewaning asmoro gyo mudhun bumi

Ela mendhung, bubar mawur,
mlipir-mlipir, gya sumingkir
Mahargya dalan temanten
Dalanipun dewa dewi

Suara trompet, ting celeret,
arak-arak, sigra-sigrak,
Datan kendat, anut runtut, gya mudhun bumi

kalau di terjemahkan artinya seperti ini :

selalu bergandengan tangan seiring sejalan
naik turun gunung sampai kedalam samudera
beringan laksana rangkaian bunga untuk pengantin

sang pengantin telah berdandan laksana dewa – dewi
dewa asmara yang turun ke bumi

lihatlah mendung menyingkir
menuju ke tepi dan segera berlalu
sebab jalan bagi pengantin adalah jalan bagi dewa – dewi

terdengar suara terompet
berarak – arakan dan bergembira
tidak putus- putusnya arakan itu
dan segeralah menuju ke bumi

Romantis kan liriknya ? :D

Lagu ini menceritakan bagaimana cinta sejati itu adalah siap dengan segala tantangannya. Jadi bukan cuma hepinya, tapi sudah siap dengan segala resikonya. Di saat bahagia ada kesedihan, di saat sedih ada kebahagiaan. Pokonya makna lagu ini campur aduk. Heuheu. 

Pernikahan itu di ibaratkan seperti sebuah anyaman, kita dengan pasangan kita saling menganyam. Saling menutupi kekurangan dengan kelebihan masing-masing. Saling menerima dan saling menghargai. Dimana letak nyamannya ? Saat membuat anyaman itu kita harus nyaman ! dan rasa nyaman itu lah yang disebut dengan Cinta. Kalau tidak nyaman berarti tidak cinta.

Kenapa sudjiwotedjo menggunakan bahasa jawa dalam lagu ini ?
Konon kata beliau sendiri, mbah jiwo ingin memperkenalkan music “just a sound” “ just a music” orang-orang nda perlu tau arti lagunya, tapi suka lagu ini sebagai sebuah music.

lah ndak usah aneh yahh, wong lagu “waka waka eh eh” aja banyak yang suka lagu itu padahal ga ngerti artinya. Ini bahasa kita sendiri loh, bahasa daerah, bahasa jawa.


Harusnya kita bangga dan suka lagu ini cuk heuheu

Silahkan yang mau download disini.

Selamat berakhir pecan :D



luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com