Senin, 31 Oktober 2016

SEPENGGAL FIRDAUS DARI INDRAMAYU

Sebelum memulai tulisan ini izinkan saya mengucapkan terima kasih dan respect kepada seluruh anggota Blogger Mangga yang tak henti-hentinya untuk selalu berkarya dan eksis mempromosikan Indramayu di Internet. Sukses untuk Blogger Mangga !


***

Google pun tau Indramayu Kota Mangga

“Saya Hendri, dari Indramayu” kataku kepada teman-teman baru di kampus. “Oh pasti punya banyak mangga” “Kalau pulang jangan lupa bawa mangga ya” itu sekelumit respon mereka tentang Indramayu. Indramayu adalah mangga. Jika saja mereka tahu, Indramayu seperti sepenggal firdaus, mungkin tanggapannya akan “Jangan lupa bawa rumbah darinih, burbacek, mangga, beras, lotek, sambel, tape ketan, ikan bakar, kue koci, keripik dadar, tuuut tuuuut tuuuuut banyak buanget” yaa mungkin saja.

Dua puluh empat tahun silam saya lahir di tanah wiralodra ini. Bagiku Indramayu bukan saja tanah kelahiran, ia adalah tempat untuk kembali, tempat untuk melepas rindu. Kota besar menawarkan gemerlap kemewahan yang mungkin membuat orang takjub, ah tidak bagiku tetap Indramayu yang akan selalu menyuguhkan kedamaian dan ketenangan. Indramayu itu eksotis, Sungai cimanuk yang tenang, hutan Mangrove yang sejuk, lari-lari kecil di sport centre, manisnya buah mangga gincu, indah lautnya, keriuhan jalan pantura, musik dangdutnya, dan tidak bisa saya sebutkan semua alasan kenapa selalu rindu untuk pulang saat di tanah rantau.

Secara geografis Indramayu adalah daerah yang strategis, karena merupakan salah satu daerah yang dilintasi oleh jalur Pantura dan jalur Tol Cipali. Letak Kabupaten Indramayu yang membentang sepanjang pesisir pantai utara Pulau Jawa membuat suhu udara di kabupaten ini cukup tinggi. Tak heran bila masayarakatnya didominasi oleh petani dan nelayan karena menjadi daerah yang langsung berbatasan dengan laut dan tanahnya yang subur membuat Indramayu didaulat sebagai lumbung padi nasional. Kondisi geografis dan profesi masyarakat yang sebagian besar adalah petani dan nelayan banyak mempengaruhi kebudayaan yang berkembang di Indramayu. Kultur masyarakat dipengaruhi oleh budaya sunda dan budaya jawa, masyarakat sering menyebutnya dengan Jawa Priangan. Percampuran budaya jawa dan budaya sunda memberikan ciri khas tersendiri bagi masyarakat yang memperkaya khasanah budaya di Indramayu dari mulai bahasa, adat istiadat, dan kesenian daerah.

            Sebelum kita jauh membahas tentang budaya di Indramayu, mari kita bedah makna kata budaya itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Budaya adalah sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Secara tata bahasa, arti dari kebudayaan diturunkan dari kata budaya dimana cenderung menunjuk kepada cara berpikir manusia. Sedangkan jika merujuk pada halaman Wikipedia, budaya didefinisikan sebagai suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Jika kita tarik makna dari dua literatur diatas budaya selalu berkaitan dengan sebuah pemikiran masyarakat dan berlangsung secara terus menerus. 

Budaya apa saja yang lahir dan berkembang di Indramayu ?

Membaca Alquran Selama 15 Menit Sebelum Kegiatan Belajar di Sekolah
Jauh sebelum diterapkannya peraturan membaca sebelum belajar di Indonesia (Budaya Literasi), di Indramayu sudah berjalan peraturan membaca Alquran selama lima belas menit sebelum belajar. Masih ingat dalam ingatan saya, tepatnya 13 tahun silam saat saya masih duduk di bangku Kelas V Sekolah Dasar, aturan ini mulai digalakkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Indramayu. Gerakan membaca Alquran 15 menit sebelum belajar yang semula hanya berlaku di Indramayu lambat laun diikuti oleh kabupaten-kabupaten yang lain di Jawa Barat. Gerakan ini sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh siswa-siswi di Kabupaten Indramayu yang suatu saat akan diturunkan dari generasi ke generasi menjadi budaya yang lekat bagi masyarakat Indramayu. “Menyalakan lilin lebih baik daripada mengutuk kegelapan” adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan gerakan membaca Alquran sebelum di mulainya jam belajar di sekolah. Sasaran dari gerakan ini adalah pelajar, karena kelak mereka lah yang akan menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan di Indramayu, kelak mereka lah yang akan menjadi manusia pembeda di tengah arus modernisasi yang kian gencar menggerus generasi muda.

Gotong Royong
Gotong royong sudah menjadi budaya warga di Indramayu. Setiap kali ada yang membangun rumah dan membangun jalan yang rusak semua warga berbondong-bondong ikut ambil bagian di dalamnya. Ketika ada yang hajatan semua warga datang membantu suksesnya acara tersebut, di Indramayu ini disebut “ulem-ulem

Sintren


"Sintren"

Budaya sintren adalah budaya rakyat yang telah hadir dari generasi ke generasi. Menurut orang tua saya, jaman dulu kalau ada pertunjukkan sintren pasti rame sekali, hampir warga satu desa tumpah ruah untuk menonton sintren. Hanya orang-orang kalangan menengah ke atas yang mampu mendatangkan sintren ini. Betapa elitnya kesenian sintren ini.
Saya mengenal sintren sejak kelas 2 SD, saya masih ingat ketika tetangga sebelah rumah mengadakan pesta pernikahan dan menyuguhkan pertunjukkan sintren. Terbengong wajah saya ketika melihat seorang gadis berwajah kusut dengan memakai kaos dan tubuh diikat yang tak sadarkan diri masuk dalam sebuah kurungan, kemudian di baca mantra oleh seorang pawang sambil diiiringi musik, beberapa saat kemudian gadis tersebut berubah menjadi gadis cantik lengkap dengan pakaian tari dan berkacamata. Gadis tersebut menari dan setiap ada yang melempar koin ke tubuhnya maka sintren tersebut akan pingsan, jika pingsan sang pawang akan berkomat kamit membaca mantra. Dalam sekejap sintren akan kembali menari. Ajaib bukan ?

Nadran

"Nadran"

Nadran adalah sebuah budaya yang unik, dimana tradisi ini dilakukan oleh para nelayan atas rasa syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rezeki dah keselamatan kepada nelayan. Biasanya tradisi ini dilakukan dua minggu setelah lebaran Idul Fitri. Nadran sendiri berasal dari kata  “Nadzar” (Bahasa Arab) – Nadzaran – hingga disebut Nadran yang berarti kaul atau syukuran. Jika di Indramayu ada nadran, dipastikann jalan-jalan sepanjang Desa Karang Song di Indramayu akan macet, karena masyarakat (nelayan khususnya) akan tumpah ruah di daerah pantai Karang Song Indramayu.
Tradisi nadran sendiri mula-mula diawali dengan diadakannya pagelaran tari-tarian dan hiburan rakyat tradisional seperti reog, jaipong, genjring, tari kerbau dan lain-lain. Pesta ini dimulai dengan melarung sebuah perahu atau menghanyutkan sebuah miniatur perahu ke tengah laut (orang sini menyebutnya “meron”). Di dalam miniatur perahu yang sudah disiapkan tersebut, didalamnya berisi kepala kerbau, kulit kerbau, dan berbagai macam sesaji. Ketika miniatur perahu berlayar, para penduduk nelayan dengan perahunya masing-masing akan mengawal perahu yang membawa meron ini untuk kemudian dilarung ke tengah laut. Para penumpang kapal yang ikut mengawal tadi akan berbondong-bondong terjun ke laut demi memperebutkan segala sesaji yang telah dibaca mantra sebelumnya. Setelah proses pelarungan, kemudian pada malam berikutnya ada proses peruwatan air laut, dimana air laut yang telah diruwat akan dibagikan kepada para nelayan. Begitu upacara ruwatan selesai biasanya pesta nadran akan diisi oleh acara wayang kulit.

Mapag Sri


"Mapag Sri"

Indramayu adalah salah satu lumbung padi nasional. Sering kali menteri pertanian Indonesia berkunjung ke Indramayu. Entah setelah panen, maupun sebelum panen. Ada sebuah budaya yang unik yang dilakukan oleh masyarakat Indramayu sebelum musim panen tiba yang dikenal dengan Mapag Sri. Budaya ini lahir atas rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah rezeki karena akan menghadapi musim panen. Bila ditinjau dari segi bahasa, “Mapag” dalam bahasa jawa atau sunda artinya menjemput dan Sri yang di maksud adalah padi, sebab Sri itu dimaknakan sebagai Dewi Sri, yaitu; Dewi yang datang memberikan kehidupan berupa makanan, yaitu; tumbuhnya padi sebagai makanan pokok. Jadi Mapag Sri adalah ritual menjemput padi sebagai sumber kebutuhan hidup. Ritual Mapag Sri dimulai dengan memotong beberapa tangkai padi yang telah menguning sebagai syarat, hal ini dilakukan sebelum dipanen, kemudian dibawa ketempat upacara ritual Mapag Sri, dan setelah semua upacara Mapag Sri selaesai, biasanya padi yang sudah diritualkan sebagai syarat tersebut, disimpan di lumbung atau gudang penyimpanan padi dengan digantungkan diatas pintu lumbung. dengan harapan padi yang mereka akan panen menjadi manfaat dan berkah bagi pemiliknya dan masyarakat lainnya. Malamnya masyarakat disuguhkan dengan pagelaran wayang kulit.

Unjungan


"Unjungan"
Beberapa hari yang lalu di Desa saya telah melakukan budaya adat unjungan atau unjung-unjungan. Budaya ini disimbolkan sebagai pengingat bagi manusia yang masih hidup agar tidak lupa untuk berziarah atau mengunjungi orang yang sudah meninggal atau wafat. Biasanya budaya ini menampilkan pagelaran wayang kulit atau sandiwara (lakon) di makam sesepuh desa atau orang sini menyebutnya sebagai “buyut”.

Rasulan atau Sunatan


"Pesta Sunatan"
Rasulan dan khitanan ini adalah sebuah budaya yang unik. Sunatan adalah sebuah prosesi syukuran acara khitanan anak laki-laki. Biasanya pihak keluarga menyuguhkan sebuah hiburan berupa organ tunggal, sandiwara, wayang, atau kesenian daerah lainnya. Pun sama denga rasulan, bedanya kalau rasulan adalah syukuran untuk anak perempuan. Tiap ada rasulan atau sunatan tiap warga memberikan buwuh (isinya uang atau beras) pada pihak keluarga yang mengadakan acara sunatan atau rasulan.

Ngarot

"1000 gadis ngarot"
Dokumentasi Pribadi

Jika ada orang Indramayu tidak tahu budaya yang satu ini, berarti dia kuper :D  dipertanyakan ke Indramayuannya. Kenapa ? Karena tiap tahun di acara Karnaval Indramayu selalu ada prosesi “1000 Gadis Ngarot”. Karnaval Indramayu merupakan salah satu rangkaian acara menyambut hari jadi kabupaten Indramayu. Ngarot adalah budaya yang berasal dari Desa Lelea, Kecamatan Lelea. Budaya ini turun temurun dari generasi ke generasi. Menurut literatur yang saya baca, budaya ngarot ini lahir pada tahun 1986 yang diperkenalkan oleh Kepala Desa (Kuwu) pertama yang bernama Canggara Wirena. Atas rasa terima kasih kepada Ki Buyut Tapol karena telah memberikan sawah kepada warga.
Kegiatan acaranya adalah mengarak perjaka dan perawan keliling desa dan kemudian berkumpul di balai desa. Mereka dipisah saling berhadapan dalam satu lingkaran luas dimana ditengah mereka ada pertunjukan tari Topeng. Saya mempunyai siswa les/privat dari Desa Lelea, jika di sana sedang ada pesta ngarot, dia tidak berangkat les. Bukan karena dia malas, tapi karena akses jalan yang dipenuhi oleh lautan pedagang dan manusia.

Tari Topeng


"Tari Topeng"

Ada satu maestro pada seni budaya tari topeng yang dalam perjalanan hidupnya hingga akhir hayat mengabdikan dirinya pada tari topeng, ia adalah Mimi Rasinah. Beliau mengajarka pada masyarakat bahwa, budaya adalah kekayaan yang harus kita jaga, kita rawat, dan lestarikan. Eropa dan Asia telah beliau lalui untuk mengenalkan tari topeng pada dunia. Maestro yang tak henti-hentinya menelurkan bakat tari pada anak-anak, agar kelak seni budaya ini bisa lestari. Walau pun beliau telah wafat, tapi semangatnya untuk terus mengenalkan tari topeng harus tetap hidup di hati masyarakat.
Tari topeng Indramayu adalah sebuah tari dimana wajah penarinya ditutupi oleh sebuah topeng. Topeng yang dipakainya pun beragam (sesuai jenis tari topengnya), memiliki makna dan sifat tertentu. Tari topeng yang berkembang di Indramayu adalah Samba Merah, Samba Udeng, dan Rumyang. 

Tepung Toya


"Tepung Toya"

Ini adalah sebuah tradisi yang biasanya dilakukan saat hari jadi Kabupaten Indramayu. Ritual tepung toya dilakukan untuk menyatukan air hulu Sungai Cimanuk yang berasal dari Garut yang disatukan dengan air hilir Sungai Cimanuk di Indramayu. Tepung toya merupakan sebuah simbol rasa syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Itu adalah sekelumit dari beberapa budaya yang tumbuh di mayarakat Indramayu. Sejatinya budaya adalah sebuah simbol rasa syukur manusia kepada Tuhannya yang diungkapkan dengan cara yang berbeda. Apa yang ada harus kita jaga dan lestarikan. Masih banyak budaya-budaya lain di Indramayu yang bisa kita temui selain yang saya tulis di atas. Indramayu adalah tempat yang unik, surga budaya, surga kuliner, surga wisata, seperti sepenggal firdaus di muka bumi. Ayo berkunjung ke Indramayu.

***

NB: Maafkan bila banyak curhatnya yaaa :D 'ambil tisyu'. Maaf juga karena hanya bisa menulis dan tak cakap photosop & correl. Selamat Ulang Tahun yang ke-3 Blogger Mangga, makin sukses dan selalu berkarya untuk Indramayu.  


Sabtu, 05 Desember 2015

Jalan Panjang Pendidikan Menuju Generasi Indonesia Emas Tahun 2045

Tiga puluh tahun ke depan, tepat pada tahun 2045 kita akan merayakan seratus tahun kemerdekaan Indonesia. Program seratus tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2045 diharapkan menjadi tonggak Tahun Indonesia Emas. Tahun Indonesia Emas merupakan sebuah impian akan lahirnya generasi emas yang mampu memberikan kebaikan dan kebesaran bangsa Indonesia. Indonesia Emas dimaknai dengan wajah Indonesia ke depan yang maju, makmur, modern, madani, dan dihuni oleh masyarakat yang berperadaban. Pada tahun 2045 nanti generasi emas akan diisi oleh manusia yang sekarang berusia 0-20 tahun. Manusia yang sudah berusia 20 tahun, pada tahun 2045 nanti akan berusia 50 tahun, sebuah usia yang matang untuk menjadi seorang pemimpin dan melahirkan generasi-generasi emas berikutnya yang akan menerima tongkat estafet kepemimpinan Indonesia.

Akankah mimpi-mimpi itu terwujud ?

Semua itu akan terwujud bila kita mulai dari hari ini dan terus bekerja keras membangun sumber daya manusia bermutu dan berbudi luhur. Sumber daya manusia yang bermutu merupakan faktor penting dalam pembangunan di era globalisasi saat ini. Pengalaman di banyak negara menunjukkan, sumber daya manusia yang bermutu lebih penting dari pada sumber daya alam yang melimpah. Akan tetapi, beberapa dekade terakhir ini, daya saing bangsa Indonesia di tengah bangsa-bangsa lain cenderung kurang menggembirakan. Salah satunya, tercermin dalam perbandingan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sumber daya manusia yang bermutu hanya dapat diwujudkan dengan pendidikan yang bermutu. Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pendidikan merupakan hal yang tidak dapat ditawar lagi dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia bangsa Indonesia.

Ada di posisi manakah Pendidikan Indonesia saat ini ? Sudahkah di jalur yang benar ?
TIMSS adalah studi internasional untuk melihat prestasi matematika dan sains siswa sekolah lanjutan tingkat pertama yang dilakukan empat tahun sekali sejak tahun 1995. Hasil dari kajian internasional ini bisa merefleksikan dan memberikan pemahaman mendalam tentang praktik dan dampak penerapan kebijakan pendidikan yang berbeda di setiap negara yang turut berpartisipasi.
Menurut hasil TIMSS 2011, peringkat anak-anak Indonesia bertengger di posisi 38 dari 42 negara untuk prestasi matematika, dan menduduki posisi 40 dari 42 negara untuk prestasi sains. Rata-rata skor prestasi matematika dan sains berturut-turut adalah 386 dan 406, masih berada signifikan di bawah skor rata-rata internasional. Pada tahun 1999, 2003 dan 2007, posisi prestasi matematika siswa Indonesia secara berturut-turut bertengger di posisi 34 dari 38 negara (skor 403), 35 dari 46 negara (skor 411), 36 dari 49 negara (skor 397). Sedangkan untuk prestasi sains siswa Indonesia bercokol di posisi 32 dari 38 negara (skor 435), 37 dari 46 negara (skor 420), dan 35 dari 49 negara (skor 427).

 Pada tahun 2007 dan 2011 Persentase siswa Indonesia yang mencapai tingkat Very Low dan Low (mengukur knowing), Intermediate (mengukur applying), High (mengukur reasoning), dan Advance (mengukur reasoning with incomplete information) berturut-turut adalah 72% untuk tahun 2007 dan 80 % untuk tahun 2011, 20% untuk tahun 2007 dan 18 % untuk tahun 2011, 8% untuk tahun 2007 dan 2% untuk tahun 2011, 0% pada tahun 2007 dan 2011. Ini berarti sebagian besar siswa SMP di Indonesia hanya menggunakan hafalan untuk menjawab soal hasil belajar IPA. Padahal belajar hafalan terjadi apabila siswa hanya menghafalkan materi baru tanpa mengaitkannya dengan materi yang sudah dipelajari sebelumnya (Ausubel dalam Imansyah, 2007, hlm. 1). Sedangkan siswa dikatakan telah memahami apabila mereka menghubungkan pengetahuan baru dan pengetahuan awal mereka (Anderson & Krathwohl, 2010, hlm. 106). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kurang melatihkan kompetensi pengetahuan dan pemecahan masalah pada siswa. Maka salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia adalah dengan cara reformasi peningkatan kualitas pembelajaran dengan mencakup tiga komponen yaitu, guru yang berkompeten, kurikulum yang bisa di adaptasi oleh seluruh siswa, dan pemerataan pendidikan.

Guru yang Berkualitas
Guru yang berkualitas akan menciptakan siswa-siswi yang berkulitas. Guru menjadi juru ramu di dalam kelas untuk membentuk mental, pengetahuan, serta karakter siswa. Guru harus mampu mengoptimalkan semua potensi peserta didik dan mampu mengintegrasikan pendidikan formal yang di dapat dari sekolah dengan pendidikan informal yang di dapat dari lingkungan. Selama ini, para peserta didik kurang memahami secara jelas tujuan akhir dari pendidikan yang mereka tempuh sehingga paradigma yang timbul adalah pendidikan hanya merupakan formalitas belaka. Akibatnya lahirlah lulusan-lulusan yang kurang kompeten yang tidak mampu mengimbangi perubahan zaman.
Berkaca pada persoalan jebloknya hasil TIMSS satu dekade terakhir ini, mulai dari sekarang pembelajaran di kelas harus selalu mengintegrasikan fenomena-fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dengan teori-teori yang dipelajari di dalam kelas. Siswa tidak melulu belajar untuk menghafal teori didalam kelas, mereka harus terbiasa memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tentu diperlukan guru yang handal agar kolaborasi dengan siswa dapat menunjang pembelajaran yang mampu menggali pengetahuan-pengetahuan yang baru serta mampu menumbuhkan pola pikir yang kritis dan kreatif. Tyler (1949, dalam Karlimah, 1999) berpendapat bahwa pengalaman atau pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh kemampuan-kemampuan dalam pemecahan masalah dapat merangsang kemampuan berpikir kritis siswa. Berpikir kritis diperlukan dalam rangka memecahkan suatu permasalahan sehingga diperoleh keputusan yang cepat dan tepat.

Kurikulum yang bisa di adaptasi oleh seluruh pelajar 
Kurikulum merupakan resep utama dalam pendidikan. Jika diibaratkan sebuah masakan, kurikulum merupakan resep utama sebelum membentuk sebuah masakan. Kurikulum pendidikan Nasional memegang peranan yang sangat sentral dalam menentukan proses pembelajaran. Tanpa kurikulum nasional yang jelas niscaya akan terbentuk manusia-manusia Indonesia yang berkualitas. Sekarang telah terjadi kegalauan nasional di dunia pendidikan dengan adanya dua kurikulum yang sedang berjalan. Pemerintah seaakan menutup mata dengan hadirnya dua kurikulum, sekolah yang dipandang mapan menggunakan Kurikulum 2013 sedangkan sekolah yang belum mapan masih menggunakan kurikulum KTSP. Dua kurikulum yang berbeda ini akan menghasilkan dua kriteria kelululusan siswa yang berbeda, antara siswa yang menggunakan kurikulum KTSP dengan siswa yang menggunakan kurikulum 2013 memiliki desain kelulusan yang berbeda.
Perlu adanya kurikulum yang dapat dipakai dan diadaptasi oleh seluruh siswa di Indonesia. Kita butuh kurikulum yag bisa diadaptasi oleh para siswa yang bersekolah di kaki gunung, para siswa yang bersekolah di pulau terluar, di kota, di seberang pulau, karena Indonesia ini luas bung ! Grand Desain kurikulum ini harus disesuaikan dengan tujuan pendidikan Nasional abad XXI. Indonesia sedang mengupayakan agar tercipta manusia-manusia yang berkualitas sebagai penerus bangsa. Khususnya manusia-manusia yang memiliki kemampuan lebih dalam berpikir tingkat tinggi. Sesuai dengan 21st Century Partnership Learning Framework (BSNP, 2006, hlm. 44), yang mengatakan bahwa “Sumber Daya Manusia abad XXI harus memiliki beberapa kompetensi atau keahlian, antara lain kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah (Critical Thinking and Problem Solving Skills).” Tiga ketermpilan yang harus dikuasai pada abad XXI adalah (1) life and career skills, (2) learning and innovation skills, dan (3) Information media and technology skills.

Pemerataan Pendidikan
Ini tentang mimpi Indonesia menuju tahun emasnya, masih ada waktu 30 tahun untuk membenahi segala carut marut pendidikan di negeri ini. Membangun sumber daya manusia melalui jalur pendidikan harus melewati jutaan hari. Tidak ada yang instan ! China butuh 20 tahun, Jepang butuh 50 tahun, Korea Selatan dan Singapura juga demikian. Tersisa 30 tahun lagi untuk merajut Generasi Indonesia Emas 2045. Merajut asa pendidikan di bumi NKRI ini berat, pendidikan harus menjangkau ribuan pulau. Anak-anak Indonesia hanya butuh sekolah yang layak, buku yang layak, guru yang layak, dan sistem yang layak. Bagaimana dengan medan yang berat ?
Bangun dulu sarana dan prasarana pendidikan untuk mereka, setidaknya itu menjadi penyemangat untuk mereka ke sekolah. Sarana dan prasarana pendidikan yang layak bagi mereka sudah cukup menjadi obat pelipur lara di tengah terik matahari berjalan puluhan kilo bahkan bergelantungan di atas tali yang di bawahnya ada arus sungai yang deras. 

Kamis, 13 November 2014

Urgensi TIK dalam Pembelajaran Pada kurikulum 2013


Dokumentasi pribadi (pembelajaran di dalam kelas)

Bangsa yang memiliki kualitas pendidikan yang baik, dapat dipastikan bangsa tersebut secara nyata telah mempunyai pijakan untuk membangun masa depan bangsanya. Pendidikan merupakan investasi nyata untuk membangun peradaban. Jepang sudah membuktikan bahwa dengan pendidikan lah mereka bisa membangun hagemoni bangsanya. Ketika terjadi tragedi pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki oleh sekutu, Kaisar Hirohito tidak bertanya berapa banyak tentara yang tersisa dan tidak juga bertanya berapa kerugiaan yang di derita negaranya. Namun, beliau mengajukan satu pertanyaan yang sangat fenomenal. Pertanyaan itu adalah: Berapa banyak guru yang masih tersisa ? Sang kaisar sadar untuk memulihkan rakyat setelah perang yang panjang dibutuhkan sebuah metode kejut untuk memulihkan mental bangsanya. Apa yang telah dirintis pemerintah Jepang untuk mencerdaskan bangsanya melalui jalur pendidikan menuai hasil yang signifikan dalam waktu kurang dari setengah abad.  Negara yang porak poranda akibat perang, beringsut secara perlahan membangun hagemoni bangsanya menjadi negara yang disegani di mata dunia. Korelasi antara majunya pendidikan Jepang dan kemajuan industrinya benar-benar terwujud. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan bangsa Jepang tumbuh menjadi negara industri utama di Asia dan sejajar dengan bangsa-bangsa Eropa. Dunia telah mencatat sejarah ini, bagaimana sebuah negara yang hancur akibat perang dengan sumber daya alam yang minim bisa menjadi negara maju dengan menerapkan metode dan dan konsep pendidikan yang sesuai dengan negaranya.

Bila melihat sejarah betapa krusialnya peran pendidikan bagi kemajuan sebuah negara, maka Indonesia sudah sepantasnya untuk memperbaiki kualitas pendidikan untuk kemajuan bangsa. Terdapat banyak perspektif dalam merumuskan parameterisasi pendidikan yang baik, namun tak bisa mengelak bahwa guru merupakan salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Kualitas guru adalah hal yang paling krusial. Guru bisa diibaratkan sebagai juru kemudi dalam sebuah kapal yang besar dan siswa menjadi penumpangnya. Guru harus mampu mengoptimalkan semua potensi peserta didik dan mampu mengintegrasikan pendidikan formal yang di dapat dari sekolah dengan pendidikan informal yang di dapat dari lingkungan.

TIK untuk pendidikan (sumber)

Dengan lahirnya guru-guru yang kompeten dan ditunjang dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, semoga pendidikan menjadi sebuah tonggak awal untuk membangun kemajuan sumber daya manusia di Indonesia. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah masuk pengaruhnya dalam semua lini kehidupan, termasuk ke dalam pendidikan. Pengaruh  teknologi  dalam  bidang  pendidikan ternyata  disambut  baik  oleh  kurikulum  pendidikan  saat  ini. Kurikulum 2013 membawa angin segar bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. Dengan lahirnya kurikulum 2013 peran teknologi dalam pembelajaran di dalam kelas amat sangat dibutuhkan.

Menurut Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang standar proses pendidikan bahwa poses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Dengan demikian, upaya pengembangan proses pembelajaran di sekolah dapat dilakukan dengan melakukan proses pembelajaran yang di dalamnya terdapat kegiatan yang berorientasi pada siswa secara aktif (student centre) menggunakan pendekatan ilmiah (Sientific Approach). Hampir semua sekolah sudah meggunakan kurikulum 2013, artinya setiap pembelajaran yang dilakukan di kelas harus mengandung tahapan-tahapan dalam pendekatan ilmiah.

URGENSI TIK DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS
Dengan pendekatan ilmiah, maka pembelajaran di kelas harus mengandung unsur mengamati, menanya, mencari informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan.

Mengamati
Pada tahap ini siswa harus mengamati sebuah fenomena dalam kehidupan sehari-hari atau pun dilingkungannya. Masalah muncul ketika materi yang sedang diajarkan memerlukan sebuah fenomena yang tidak mampu dihadirkan di dalam kelas (Contoh: fenomena penggabungan dua inti atom ringan menjadi sebuah inti atom berat). Bisa juga fenomena tersebut membutuhkan sebuah gambaran yang jelas mengenai suatu konsep. Di sinilah peran TIK dibutuhkan. Dimana sebuah fenomena akan lebih gamblang bila ditampilkan dengan sebuah Video atau animasi interaktif.


Contoh video pembelajaran (Video buatan pribadi dengan tiga orang teman)
Menanya
Pada kegiatan menanya ini, siswa dibimbing dan difasilitasi untuk bisa mengajukan pertanyaan atau menemukan hal-hal yang perlu dipertanyakan, perlu diperjelas dan dibimbing agar mempunyai kemampuan mencari dan menemukan penjelasan tambahan berupa fakta, konsep, prinsip atau prosedur tentang dan atau konten yang terkait dengan hal yang sedang dipelajari. Tahap ini merupakan kelanjutan dari tahap mengamati. Dalam tahap ini siswa diharuskan menanya dari fenomena yang disuguhkan pada tahap sebelumnya (Tahap mengamati). Ini artinya setiap guru harus memberikan sebuah suguhan yang menarik agar siswa mampu bertanya. Di sinilah peran TIK dibutuhkan, bagaimana guru harus mengemas sebuah fenomena dalam kehidupan sehari-hari dan ditampikan di dalam kelas agar siswa mau mengajukan pertanyaan.



animasi interaktif untuk merangsang siswa agar bertanya (Animasi buatan pribadi dengan tiga orang teman)

Mencari Informasi
Tahap mencari informasi merupakan tindak lanjut dari Tahap Menanya. Pada tahap ini siswa harus menggali informasi dari berbagai sumber, baik berupa blog, buku, jurnal, praktikum dan lain sebagainya. Di sini peran TIK dibutuhkan, Teknologi informasi sangat membantu para siswa untuk menggali informasi serinci mungkin dalam proses pembelajaran.


Contoh blog pembelajaran buatan pribadi (Bisa di akses di Perpindahankalor.blogspot.com )

Mengasosiasi
Pada tahap ini siswa akan mengolah data atau informasi. Peran TIK dibutuhkan untuk mengolah informasi yang sudah mereka dapatkan pada tahap sebelumnya. Jika pada tahap sebelumnya siswa mencari informasi dengan menggunakan praktikum, menggunakan aplikasi pengolah data akan lebih mudah untuk merepresentasikan hasil praktikum tersebut. Contoh aplikasi yang digunakan untuk mengolah data adalah Microsoft Excel, SPSS, dan microcal origin. Dalam aplikasi tersebut siswa bisa mengolah data ataupun membuat sebuah grafik.

Grafik yang dibuat oleh siswa menggunakan aplikasi microcal origin

Mengkomunikasikan
Tahap mengkomunkasikan merupakan tahap dimana siswa harus bisa mengkomunikasikan informasi yang mereka peroleh dalam pembelajaran. TIK dibutuhkan untuk membantu siswa mengkomunikasikan informasi apa yang mereka peroleh. Salah satu aplikasi yang biasa digunakan adalah Microsoft Power Point.

Dengan demikian, TIK sangat dibutuhkan untuk melatih para siswa agar dapat menguasai pengetahuan, konsep, memiliki kecakapan ilmiah, memiliki kemampuan proses sains, kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Ini merupakan sebuah tantangan bagi guru di masa sekarang dimana kemajuan teknologi dan informasi mutlak harus dikuasai oleh seorang guru agar pembelajaran yang dilakukan di kelas adalah pembelajaran interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik sesuai dengan Permendikbud No. 65 Tahun 2013. Perubahan paradigma pengelolaan kelas dari konvensional menjadi kontemporer dengan mengaplikasikan kemajuan TIK memang membutuhkan kerja keras dan kemauan dari setiap guru. Harapannya tentu saja agar generasi Indonesia yang akan datang menjadi generasi yang lebih baik.


Selasa, 04 November 2014

FYI aja sih

BTW, udah lama ga ngeblog.

Oh iya, setelah lama ga ikut-ikut lomba menulis karena banyak agenda sibuk main, ke depannya banyak waktu luang untuk menulis lagi, entah itu untuk saya atau untuk menulis yang lain. Bulan puasa kemarin saya kebetulan ikut lomba dari Suzuki Karimun Wagon R, ini linknya Suzuki Wagon R: Mobil Murah, Kualitas Mewah. Juara tiga sik lumayan.. Dapat kamera cyiin wkwk


penampakkan kamera

Setelah skripsi tinggal revisi-revisi aja. Target ke depan kerja  menulis di blog ini. Jujur, saya masih gaptek dengan per-template-an blog. Sepertinya blog ini akan di revisi  walau tanpa pembimbing. Ingin ganti template blog agar lebih rapi dan banyak yang ingin saya tulis. Tapi, tetap dengan santun: mode on :)

Minggu, 20 April 2014

Suzuki Karimun Wagon R: Mobil Murah, Kualitas Mewah

Kebutuhan akan transportasi yang murah dan ramah lingkungan sangat dibutuhan di Indonesia. Semangat untuk menciptakan mobil yang ramah lingkungan pun didukung oleh pemerintah Indonesia dengan adanya beleid LCGC (Low Cost Green Car). Setelah dikeluarkannya beleid tersebut, Suzuki langsung ‘menyambutnya’ dengan mengeluarkan produk mobil terbaru mereka, Suzuki Karimun Wagon R. Semangat LCGC ini menjadi momentum Suzuki untuk melahirkan kembali produk Karimun Wagon R. Sosok mobil dengan bentuk kotak yang begitu legendaris di Indonesia. Sangat wajar jika Suzuki Karimon Wagon R menjadi tujuan banyak pasang mata di acara Indonesia International Motor Show 2013 (IIMC 2013).



Mobil yang diperkenalkan pada tanggal 10 November 2013 oleh PT. Suzuki Indomobil Sales ini akan dijadikan “kartu truf’ sekaligus komitmen Suzuki dalam mendukung program LCGC (Low Cost Green Car) yang tengah digalang oleh pemerintah.

Suzuki mengusung tagline “Lebih Dari Cukup”, tiga kata yang menyiratkan banyak makna. Artinya dengan harga yang cukup ekonomis, tapi mendapatkan banyak sekali fitur dan keunggulan yang luar biasa dari Suzuki Karimun Wagon R. City car dari Suzuki ini memiliki fitur-fitur andalan dengan jargon “SUPER” (Spacious, Usefull, Practical, Efficient, Reasonable).

SPACIOUS
Fitur ini membuat penumpang sangat lega dan nyaman. Kokpit depan mobil mampu mengakomodasi perawakan pengemudi hingga mencapai 181 cm. Dari sisi kelapangan baris penumpang, Suzuki Karimun Wagon R ini bisa dimuati hingga tiga penumpang sekaligus. Pintu yang dapat berputar 77o membuat proses keluar masuk penumpang menjadi lebih mudah dan nyaman. Suzuki Karimun Wagon R dilengkapi dengan bagasi yang sangat luas, bahkan jika dirasa bagasi masih kurang, kursi belakang dapat dilipat hingga bagasi menjadi lebih luas. 

USEFUL
Mobil Karimun Wagon R adalah mobil yang multiguna yang siap memberikan kemudahan berkendara penggunanya. Dengan desain yang kompak dan simpel membuat mobil ini sangat mudah dan stabil untuk dikendarai bahkan untuk jalan yang sempit sekalipun. Badan mobil yang sangat kompak membuat penggunanya tidak pusing ketika akan memarkirkan mobil.

PRACTICAL
Suzuki Karimun Wagon R sangat tepat untuk menjadi pilihan keluarga anda. Mobil ini sangat praktis untuk dibawa mudik, liburan, atau sekedar jalan sore ber-haha-hihi dengan teman-teman. Fitur practical membuat segalanya menjadi praktis, pengguna akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang ada di dalam mobil. Bagasi begitu luas ditambah dengan sebelas kompartemen membuat mobil ini multiguna.

EFFICIENT 
Mobil kelas LCGC ini dilengkapi dengan instrumen dashboard mobil mumpuni yang mampu memberikan informasi kepada pengemudi seperti tachometer, speedometer, fuel indicator, immobilizer indocator dan gear shift indicator. Teknologi gear shift indicator merupakan komponen yang sangat berharga bagi pengemudi. Indikator ini memberikan informasi di saat yang tepat untuk mengoper transmisi gigi naik maupun turun sehingga bahan bakar menjadi hemat.
Karimun Wagon R menggunakan mesin generasi terbaru, yaitu K10B dengan kapasitas 998cc DOHC yang ringan dan bertenaga, Multi Point Injection serta penggerak roda depan.
Fitur efficient ini membuat mobil menjadi sangat hemat bahan bakar. Karimun Wagon R dibekali dengan Intake Manifold berbahan plastik yang dapat meminimalisir penguapan bahan bakar dari radiasi mesin. Dibanding mobil lain yang menggunakan karet untuk menggerakkan mesin, Karimun Wagon R anti mainstream karena menggunakan Metal Timing Chain dimana mesin digerakkan dengan rantai besi yang menekan biaya perawatan yang lebih murah dan tahan lama dibanding berbahan belt karet.

REASONABLE
Fitur reasonable merupakan keunggulan Suzuki Karimun Wagon R. Mobil yang mewah dikelasnya ini hanya dibanderol dengan harga 95 juta rupiah. Sungguh harga yang terjangkau. Mobil yang multiguna ini memang benar “lebih dari cukup”.

Fitur-fitur di atas merupakan fitur unggulan yang coba diberikan oleh Suzuki untuk masyarakat Indonesia dalam merespon kebutuhan mobil Low Cost Green car (LCGC). Adapun gambaran mobil secara kesuluruhan akan dijelaskan di bawah ini.

EKSTERIOR
Bagian eksterior mobil ini terlihat simpel namun elegant dengan dimensi panjang 3.600 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.700 mm. Sosoknya yang kokoh membuat tampilan mobil ini terlihat dinamis dan sporty. First grill yang elegant memunculkan gairah muda yang trendy dan tampak garang. Pesona Karimun Wagon R yang stylish ditambah balutan Headlamp Blue Eyes dan flag lamp menambah kesan mobil yang mewah. Tagline “lebih dari cukup” yang diusung oleh Suzuki tergambar di dalam eksterior mobil dengan adanya tambahan fitur Roof Rail (GX) yang nampak di bagian atas serta dibagian belakang ada chrome back door garnish (GL, GX) yang juga menjadi gambaran tagline “lebih dari cukup”.





INTERIOR
Terlihat simple di luar, namun terasa lapang di dalam. Begitulah gambaran kelapangan interior Karimun Wagon R. Kabin yang lapang ini membuat Karimun Wagon R bisa “disesakki” sampai lima penumpang baik anak kecil maupun orang dewasa dengan ruang gerak yang sangat luas. Adanya sebelas multi compartment yang ada di dalam mobil membuat penumpang tak perlu risih dengan banyaknya barang bawaan semacam makanan atau pun minuman di dalam mobil. Dari segi kemewahan interiornya, mobil ini dimanjakan dengan tampilan dashboard mobil yang modern. Tampilan warna interior yang soft membuat penumpang semakin nayaman dan betah berlama-lama di dalam mobil. Tampilan cluster meter yang sporty (GX dan GL) memberi gairah muda kepada setiap pengendaranya. Tampilan mewah juga diperlihatkan dengan adanya electric power steering dan power window (GX dan GL) semakin memudahkan dan memanjakan pengemudi. Disematkannya gear shift indicator memberikan informasi di saat yang tepat bagi pengemudi untuk mengoper transmisi gigi naik maupun turun.

PERFORMANCE
Dapur pacu Karimun Wagon R menggunakan mesin generasi terbaru, yaitu K10B dengan kapasitas 998 cc DOHC, Multi Point Injection serta Penggerak Roda Depan (FWD) yang mebuat mesinnya sangat garang dan gesit.  Mesin K10B mampu menyemburkan tenaga 68 dk/6.200 rpm serta torsi 90 Nm/3.500 rpm, bobot mesin ini sebesar 885 kg. Kapasitas mesin Karimun Wagon R adalah 1000 cc, 12 valve dengan 3 silinder yang ditransmisikan ke dalam 5-speed. Dengan torsi sebesar 3.500 rpm tentu membuat sosok Suzuki Karimun Wagon R sangat gesit dan lincah. Untuk urusan suspensi, Karimun Wagon R mampu meredam bobot 885 kg. Suspensi yang sangat empuk dalam kabin membuat mobil ini sangat nyaman dikendarai dalam medan jalan yang terjal sekalipun. Efisiensi mesin yang mumpuni menjadikan mobil ini hanya mengeluarkan bensin satu liter untuk menempuh jarak 22,4 km.



SAFETY
Fitur keamanan dalam Mobil Suzuki Wagon R dibekali dengan alarm dan teknologi immobilizer membuat mobil ini sangat aman, karena mobil hanya akan menyala jika diaktifkan dengan kunci asli. Sistem pintu mobil dibekali dengan teknologi Child Proof Door Lock yang memberikan ketenangan pada orang tua ketika berkendara membawa anak-anak. Karimun Wagon R Dilengkapi dengan under seat tray atau nampan yang terletak dibawah tempat duduk penumpang depan berguna untuk menyimpan barang saat parkir. Untuk memudahkan akses penggunanya Karimun Wagon R dilengkapi dengan keyless entry (GX).

 Berikut ini adalah pilihan warna dan dan spesifikasi fitur Suzuki Karimun Wagon R
Mobil Suzuki Karimun Wagon R memang layak menjadi mobil yang ramah dan berkualitas mewah.

REFERENSI:
http://Suzuki.co.id
http://dapurpacu.com/test-drive-suzuki-karimun-wagon-r/
http://www.wagonjogja.com/2013/11/perbedaan-kelengkapan-karimun-wagon-r-tipe-ga-gl-gx.html
http://autobild.co.id


luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com